WHO THE FUCK NEEDS SEX WHEN OUR GOVERNMENT FUCKS US ALL EVERYDAY?



jika berfikir adalah dosa, biarkan lah saya menjadi pendosa. jika melawan keadilan adalah kejahatan, maka biarkan saya menjadi penjahat bagi rezim ini.

    Seorang presiden Prabowo berdiri di podium, menuduh suara mahasiswa dan masyarakat sipil sebagai rekayasa, sebagai bayaran; sebagai sandiwara. Dan dengan-ftu, Prabowo memperlihatkan satu hal yang jelas bahwa betapa rezim ini tidak hanya tuli padajeritan rakyat, tapi juga takut pada kebenaran yang sedang dibawa. Gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil. lahir bukan dari iming materi, tetapi dari rasa muak melihat demokrasi dikebiri dan konstitusi dipreteli. Menuduh semua aksi ini sebagai rekayasa hanyalah cara murahan untuk menutup telinga dari kritik dan membunuh legitimasi oposisi rakyat. Di tengah reruntuhan janji dan narasi palsu tentang kemajuan, negeri ini terus melanggengkan lupa sebagai strategi. Karl Marx pernah berkata,

"Sejarah berulang, pertama sebagai tragedi, kedua sebagai lelucon."

    Tragedinya: rakyat digusur, suara dikekang, keadilan dibarter kekuasaan. Leluconnya: pelaku tampil bak pahlawan, demokrasi dijual seperti promosi, dan korupsi disamarkan dengan jargon. Di balik tawa getir para penguasa, luka lama tetap menganga - karena yang enggan belajar dari sejarah, hanya akan mengulangnya dalam bentuk yang lebih menyakitkan.

Komentar

Postingan Populer