dan, selesai.
Hampir satu tahun telah berlalu sejak kita tidak lagi berjalan dalam cerita yang sama. Aneh, bahkan aku sempat kehilangan kebiasaan untuk menghitung waktunya. Barangkali karena aku terlalu sibuk bekerja, menata ulang hidup yang sempat berserakan, dan merapikan hal-hal yang dulu runtuh tanpa sempat kumengerti sepenuhnya. Hari-hari bergerak begitu saja—pelan, konsisten, tanpa banyak suara—hingga tanpa kusadari, kisah kita perlahan menjelma menjadi semacam bab lama dalam sebuah buku yang telah selesai kubaca. Bukan karena ia tidak pernah bermakna, melainkan karena ia memang telah mencapai halaman akhirnya. Aku juga sempat mendengar kabar bahwa kamu telah menemukan seseorang yang menggantikan posisiku di hidupmu. Tidak apa-apa. Sungguh. Hidup memang selalu demikian terus bergerak, membuka ruang bagi cerita-cerita baru untuk tumbuh dan mengambil tempat yang dulu pernah kita isi bersama. Dan tenang saja, aku benar-benar tidak apa-apa sekarang. Tidak ada lagi drama yang perlu dipertahan...