Catatan untuk Mereka yang Takut pada Pikiran.

 

Lebih mudah mengatur orang lapar

daripada mengatur orang pintar.


Sebab perut yang kosong

bisa dibungkam dengan remah-remah.


Bisa diarahkan

ke mana saja kekuasaan menunjuk.


Bisa dibuat percaya

bahwa rantai adalah hadiah,

dan kandang adalah rumah.


Namun pikiran yang kenyang oleh pertanyaan

selalu merepotkan.


Ia gemar membongkar pagar.


Ia curiga pada pidato.


Ia menghitung siapa yang diuntungkan

setiap kali rakyat diminta berkorban.


Maka jangan heran


jika sebagian penguasa

lebih takut pada buku

daripada pada batu.


Lebih takut pada satu gagasan

daripada seribu teriakan.


Karena kelaparan

hanya mengancam tubuh.


Sedangkan kesadaran


mengancam seluruh bangunan

yang berdiri di atas kepatuhan.


Dan sejak dulu,


tak ada yang lebih dibenci kekuasaan

daripada manusia

yang mulai berpikir sendiri.

Komentar

Postingan Populer