Lagi pula siapa yang tidak jatuh cinta, jika orangnya seindah dirimu
Lagi pula,
siapa yang mampu menjaga dirinya tetap utuh
ketika berhadapan denganmu?
Kecantikanmu bukan perkara rupa,
melainkan semacam gravitasi
yang memaksa segala logika
mengubah arah edarnya.
Aku telah menyaksikan banyak hal:
gagasan-gagasan besar,
kota-kota yang tak pernah tidur,
dan manusia-manusia yang mengaku kebal
terhadap segala bentuk keajaiban.
Namun di hadapanmu,
bahkan keyakinan paling kokoh
sering kali kehilangan argumentasinya.
Maka jangan tanyakan
mengapa begitu banyak hati
gagal mempertahankan jaraknya.
Sebab bagaimana mungkin
seseorang tidak jatuh cinta,
jika kehadiranmu sendiri
adalah sebuah peristiwa
yang membuat dunia
terlihat lebih layak untuk ditinggali?
Komentar
Posting Komentar